Selamat Datang di Situs Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara

EDY RAHMAYADI TANAM 4 HEKTARE CABAI DAN BAWANG MERAH DI BATUBARA

Umum Rabu, 13 Mei 2020 - Oleh Diskominfo Batubara

BATUBARA, iNews.id  – Barisan bedeng memenuhi lahan seluas empat hektare di area PT Perkebunan Sumut (PSU) Kebun Tanjung Kasau, Kecamatan Laut Tador, Kabupaten Batubara. Bedeng yang masih kosong tersebut akan ditanami cabai dan bawang merah.

Penanaman perdana tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, Selasa (14/1/2020). Sembari meninjau lahan, Edy menyimak penjelasan instansi terkait, menyangkut teknis dan teknologi pertanian yang diterapkan.

“Kedua komoditas ini bisa dibilang yang paling sering memengaruhi inflasi di Sumut. Apalagi cabai. Mudah-mudahan penanaman ini menjadi langkah awal menyelesaikan permasalahan inflasi di masa depan,” ujar Edy didampingi Bupati Batubara H Zahir, Wakil Bupati Batubara Oky Iqbal Frima dan Dirut PT PSU Gazali Arief, Selasa (14/1/2020).

Selain itu, gubernur juga mengimbau agar dibentuk pusat edukasi untuk masyarakat agar dapat belajar tentang inovasi pertanian. Selain menjawab masalah inflasi, juga membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

Rombongan gubernur saat penananam cabai dan bawang merah di area PT Perkebunan Sumut, Kabupaten Batubara. (Foto: Humas Pemprov Sumut)

Rombongan gubernur saat penananam cabai dan bawang merah di area PT Perkebunan Sumut, Kabupaten Batubara. (Foto: Humas Pemprov Sumut)

 

“Mudah-mudahan, kabupaten/kota lain juga menyusul. Tentu harapannya komoditas pokok daerah kita dapat terpenuhi. Bahkan kalau bisa dikirim ke luar Sumut. Saya yakin itu bisa karena tanah kita subur-subur,” kata mantan Pangkostrad tersebut.

Bupati Batubara H Zahir mengatakan, penanaman ini merupakan wujud komitmen pemkab dalam mendukung arahan gubernur untuk menjadikan Sumut sebagai provinsi agraris.

“Kami di Batubara senantiasa mendukung segala kebijakan gubernur. Kami ucapkan terima kasih untuk dukungan yang juga diberikan melalui Dinas Pertanian Sumut berupa cold storage yang berfungsi mempertahankan keawetan komoditas cabai agar tak mudah membusuk,” kata Zahir.

Sementara Dirut PT PSU Gazali Arief menjelaskan, areal penanaman awal dilakukan pada lahan seluas empat hektare dengan jumlah komoditas bawang merah 93.600 bibit per hektare dan cabai merah 25.000 bibit per hektare.

“Ke depan akan dilanjutkan sebanyak 20 hektare. 10 hektare untuk cabai dan 10 hektare lagi ditanam bawang. Keuntungan per hektare untuk per musim tanam kami perkirakan 300 juta,” ujar Gazali.